Minggu, 04 November 2012

ANALISIS MAKNA IMPLISIT PADA NOVEL HARRY POTTER AND THE PRISONER OF AZKABAN KARYA J. K. ROWLING DAN TERJEMAHANNYA

Cari Jodoh

ABSTRAKSI


Skripsi  ini  berjudul  Analisis Makna Implisit pada Novel Harry Potter and the Prisoner of Azkaban Karya J. K. Rowling dan Terjemahannya. Objek penelitian ini adalah kalimat-kalimat   yang   mengandung   makna   implisit   pada   novel   tersebut.   Kalimat   yang mengandung   makna   implisit   diambil   sebagai   data   dan   dianalisis   dengan   menggunakan metode  deskriptif komparatif.  Novel  yang berjudul  Harry  Potter  and the  Prisoner  of Azkaban  ini ditulis oleh J. K. Rowling dan dialihbahasakan oleh Listiana Srisanti ke bahasa Indonesia dengan judul Harry Potter Dan Tawanan Azkaban.    


Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mempelajari  penerjemahan  makna  implisit dari  bahasa sumber  ke dalam bahasa sasaran. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  (1) makna implisit harus diterjemahkan secara eksplisit apabila sistem dalam bahasa sasaran mengharuskannya, namun (2) makna implisit dapat juga diterjemahkan  secara eksplisit apabila  sistem  bahasa sasaran  memungkinkannya,  yang  terakhir  adalah  (3)  makna  implisit  harus diterjemahkan  eksplisit jika  menyebabkan  ketaksaan   atau   ketidakjelasan   makna dalam hasil  terjemahannya.

Dapatkan $5 hingga $50, setiap KIRIM IKLAN di www.online-home-jobs.com   


HARGA: Rp. 50.000,- 

DOWNLOAD


PESAN

PERBEDAAN HASIL MENTAL IMAGERY ANTARA SUAMI DAN ISTRI MENGENAI DAMPAK PERCERAIAN

Cari Jodoh

ABSTRAKSI


Perkawinan  adalah dipersatukannya dua pribadi dalam suatu ikatan formal melalui catatan sipil dan juga diabadikan di hadapan Allah sesuai dengan agama yang disetujui kedua belah pihak. Adanya masalah dalam perkawinan merupakan alasan perceraian yang umum diajukan oleh pasangan suami istri. Alasan tersebut kerap diajukan apabila kedua pasangan atau salah satunya merasakan ketimpangan dalam perkawinan yang sulit diatasi sehingga mendorong mereka untuk mempertimbangkan perceraian. 


Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui perbedaan dari hasil mental imagery antara suami dan istri mengenai dampak perceraian. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode eksperimen. Subyek adalah pasangan suami istri yang masih terikat perkawinan yang sah dengan usia subyek 26 – 35 tahun, dan usia pernikahan 2 - 6 tahun. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dampak perceraian.

Hasil analisis data menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara mental imagery dampak perceraian pada suami dan istri (p = 0,195 > α = 0,05 dan nilai F=1,775). Hal ini disebabkan karena pada tahap perkembangan dewasa awal siap menerima perceraian ketika terjadi pada diri mereka.

Raih penghasilan sebesar $4000.00 USD setiap bulan dari internet dengan melakukan pekerjaan entri data yang sangat mudah. Bekerja antara 2-5 jam setiap hari. Gratis dan tanpa modal investasi. Silakan kunjungi website atau klik di sini.

Saran-saran yang dapat disampaikan untuk peneliti selanjutnya untuk memperhatikan metode penelitian yang lebih sesuai dan melakukan probing untuk menggali informasi lebih banyak. Untuk peneliti yang lain yang ingin melakukan penelitian dengan topik yang sama sebaiknya menggunakan penelitian kuantitaif-kualitatif. Bagi pasangan yang sudah menikah khususnya bagi mereka yang berpikir untuk bercerai, sebaiknya dipikirkan terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

Kata Kunci : Mental imagery, dampak perceraian, perceraian

HARGA: Rp. 50.000,-

DOWNLOAD


PESAN



Sabtu, 03 November 2012

PERBEDAAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH ANTARA VARIETAS CISANTANA DAN VARIETAS WAY APOBURU

Cari Jodoh

ABSTRAKSI


Penelitian ini diarahkan untuk menjawab beberapa permasalahan yang dirumuskan sebagai berikut: (1) berapa besar produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah varietas Cisantana dan Way Apoburu; (2) apakah berbedaan produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah antara varietas Cisantana dan Way Apoburu berbeda nyata.

Tujuan penelitian adalah: (1) untuk mengetahui besarnya produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah varietas Cisantana dan Way Apoburu; (2) untuk menganalisis berbedaan produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah antara varietas Cisantana dan Way Apoburu. Sedangkan manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah : (1) sebagai bahan kajian dan referensi bagi pengembangan keilmuan yang lebih luas, khususnya di bidang usahatani padi sawah melalui penggunaan varietas unggul; (2) sebagai bahan informasi dan masukan bagi pemerintah (Dinas PKK Kota Bau-Bau) dalam mengambil suatu kebijakan di bidang pertanian secara umum, khususnya dalam bidang tanaman pangan; (3) sebagai bahan masukan dan informasi bagi petani, khususnya dalam memilih jenis varietas yang baik dan tepat yang mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan usahatani; dan (4) bahan pembanding lanjutan dengan skop yang lebih luas. 

Penelitian ini dilaksanakan mulai Juni sampai Juli 2006 di Kelurahan Ngkari-Ngkari Kecamatan Bungi Kota Bau-Bau. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 103 orang. Sampel responden dilakukan berdasarkan jenis pemakaian varietas, yaitu Cluster Random Sampling dengan mengambil masing-masing 30 orang petani yang menggunakan varietas Cisantana dan 30 orang yang menggunakan varietas Way Apoburu. Dengan demikian, maka jumlah sampel responden seluruhnya sebanyak 60 orang dari jumlah seluruh populasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yang dikumpulkan melalui penelitian lapangan dilakukan dengan bertumpu pada pendekatan: wawancara, observasi dan kajian dokumen. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui kajian literatur yang berhubungan dengan obyek yang diteliti. Variabel penelitian ini meliputi: (1) identitas petani responden; (2) deskripsi usaha tani; (3) produktivitas dan pendapatan usahatani. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini baik data primer maupun data sekunder akan diolah dan dianalisis secara kuantitatif untuk mengetahui perbedaan produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah antara varietas Cisantana dan varietas Way Apoburu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani antara yang menggunakan varietas Cisantana dan varietas Way Apoburu tidak terlalu besar perbedaannya, hal tersebut nampak dari selisih pendapatan yang diperoleh petani yaitu sebesar : Rp. 5.372.833 – Rp. 4.101.333 = Rp. 271.500/Ha. Kemudian berdasarkan hasil analisis (Uji-t) menunjukkan pula bahwa pendapatan yang diperoleh petani padi sawah yang menggunakan varietas Cisantana dengan pendapatan petani yang menggunakan varietas Way Apoburu berbeda tidak nyata pada taraf kepercayaan 95 % (t-hitung = 1,692 < t-tabel α 0,05 = 1,765), yang berarti hipotesis yang diajukan ditolak.


HARGA: Rp. 50.000,-

DOWNLOAD


PESAN


PRESTASI BELAJAR FISIKA POKOK BAHASAN GETARAN DAN GELOMBANG MELALUI PENDEKATAN PROBLEM POSING BERBASIS AKTIVITAS DI SMUN I BANJARMASIN

Cari Jodoh

ABSTRAKSI


Pembelajaran IPA (sains) saat ini masih menggunakan sistem pembelajaran yang bersifat konvensional yaitu pembelajaran terpusat pada guru (teacher centered).  Sistem pembelajaran tersebut  akan dapat menyebabkan siswa menjadi pasif. 

Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui prestasi belajar fisika manakah yang lebih tinggi antara siswa yang diajar melalui pendekatan problem posing berbasis aktivitas dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional, (2) mengetahui kemampuan siswa dalam merumuskan soal pada kelas yang diajar dengan pendekatan problem posing berbasis aktivitas.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 1 SMUN I BJM tahun ajaran 2002/2003. Diantara 10 kelas yang ada dilakukan pengambilan sampel  secara acak. Penelitian ini bersifat eksperimental semu, yang melibatkan variabel perlakuan  berupa model pembelajaran dengan menggunakan pendekatan problem posing berbasis aktivitas yang dikenakan pada kelas eksperimen dan pada kelas kontrol  menggunakan pendekatan konvensional untuk pokok bahasan getaran dan gelombang. Rancangan ini melibatkan dua kelas sampel, maka desain penelitian yang digunakan adalah Pre-test dan Post-test Control Group Desain. Kerangka rancangan dimulai dari uji coba instrumen dan pengambilan data, analisis uji instrumen dan analisis data serta uji hipotesis menggunakan uji-t satu pihak.


Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) prestasi belajar fisika bagi siswa yang diajar melalui pendekatan problem posing berbasis aktivitas lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar fisika bagi siswa yang diajar melalui pendekatan konvensional, yang terlihat dari nilai rata-rata prestasi untuk kelas eksperimen adalah 84,47 sedangkan nilai rata-rata prestasi untuk kelas kontrol adalah 68,50 dan juga dilihat dari thitung > ttabel yaitu diperoleh thitung = 7,426 sedangkan ttabel (72; .05) = 2,647 (2) kemampuan merumuskan soal bagi kelas yang diajar melalui pendekatan problem posing berbasis aktivitas tergolong sangat baik yaitu mencapai 84,7 %. 

HARGA: Rp. 50.000,-

Entri Populer

Cara Cepat Hamil