Jumat, 02 November 2012

Automated and Generic FEM Analysis of Industrial Robot Design

ABSTRACT


In a competitive market it has become necessary to deliver products in a fast and efficient way. The mechanical design process needs to be modified in a way to be able to deliver reliable and fast products. One way of modifying the process is by reducing the amount of manual work by automating the repetitive tasks using scripts built in the computer tools.

This thesis work aims to develop a methodology where tedious and repetitive design processes are automated. The design of an industrial robot lower arm will be used as a proof of concept. The modeling is done in the CAD software SolidWorks and is evaluated structurally in the FEM software ANSYS.

The FE process in ANSYS is automated by the use of the programming languages Python and JavaScript. Furthermore a user interface is created using Microsoft Excel with Visual Basic. To allow automatic FEM, a parametric CAD model of a Robot lower arm is constructed. To validate its properties, the arm’s mass properties are compared with the real non-parametric model of the Industrial Robot IRB6640. It is shown that the parametric CAD model can be obtained with high accuracy. It has also been possible to validate the automated framework and the parametric design by comparing the Maximum Von Mises Stress of both arm models.

Performing a Design of Experiments it was possible to obtain the functional relation between the Mesh Element Size and the FE results. The validation tests conducted further strengthen the hypothesis that tedious and repetitive design processes can be automated in order to reduce the work load of engineers.


HARGA: Rp. 50.000,- 



DOWNLOAD

 




Rabu, 31 Oktober 2012

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS II SMU LAB SCHOOL JAKARTA TIMUR

ABSTRAK


 Selama ini banyak orang yang berpendapat bahwa untuk meraih prestasi belajar yang tinggi diperlukan Kecerdasan Intelektual (IQ) yang juga tinggi. Namun, menurut hasil penelitian terbaru dibidang psikologi membuktikan bahwa IQ bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi prestasi belajar seseorang, tetapi ada banyak faktor lain yang mempengaruhi salah satunya adalah kecerdasan emosional. 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peranan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar pada siswa kelas II SMU.

            Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain. Sedangkan prestasi belajar adalah hasil belajar dari suatu aktivitas belajar yang dilakukan berdasarkan pengukuran dan penilaian terhadap hasil kegiatan belajar dalam bidang akademik yang diwujudkan berupa angka-angka dalam rapor. Bila siswa memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, maka akan meningkatkan prestasi belajar. Hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU dan Hipotesis nihil (Ho) adalah tidak ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU.

            Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional sedangkan prestasi belajar sebagai variable terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SMU Lab School Jakarta Timur yang seluruhnya berjumlah 240 orang. Sampel penelitian adalah 148 siswa, menggunakan metode proporsional random sampling. Dalam pengumpulan data digunalan metode skala untuk kecerdasan emosional berdasarkan teori Daniel Goleman yang terdiri dari mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain; dan untuk mengukur prestasi belajar siswa digunakan metode pemeriksaan dokumen dengan melihat nilai rapor semester I.
           
           Nilai korelasi yang diperoleh pada analisis validitas instrumen dengan rumus korelasi Product Moment dari Pearson berkisar antara 0,320-0,720 dan p berkisar antara 0,000-0,008. Berdasarkan pada taraf signifikan 0,05 diperoleh 85 item valid dan 15 item gugur dari 100 item yang ada pada skala kecerdasan emosional. Nilai koefisien reliabilitas yang diperoleh 0,9538 dihitung dengan rumus Alpha Cronbach.
            
        Hasil analisis data penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,248 dengan p 0,002 (<0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pada siswa kelas II SMU Lab School Jakarta Timur.


HARGA: Rp. 50.000,- 

DOWNLOAD

 




Senin, 29 Oktober 2012

ANALISIS EKUITAS MEREK PADA MINUMAN SERBUK ENERGI EXTRA JOSS

                                                        DAFTAR ISI

        
HALAMAN JUDUL .........................................................................................  i
HALAMAN PERSETUJUAN ........................................................................... ii
PENGESAHAN................................................................................................. iii
HALAMAN MOTTO ......................................................................................... iv
HALAMAN PERSEMBAHAN ......................................................................... v
KATA PENGANTAR ........................................................................................ vi
DAFTAR ISI ...................................................................................................... viii
DAFTAR TABEL............................................................................................... x
DAFTAR GAMBAR .......................................................................................... xii
ABSTRAK .......................................................................................................... xiii

BAB I. PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Masalah....................................................................... 1

B.  Perumusan Masalah ............................................................................. 3

C.  Tujuan Penelitian ................................................................................ 4

D.    Manfaat Penelitian ............................................................................... 5


BAB II. TELAAH PUSTAKA

A.  Landasan Teori .................................................................................... 6

1.   Pengertian Merek............................................................................ 6

2.   Manfaat Merek ...............................................................................9

3.   Pengertian Ekuitas Merek .............................................................. 11

4.   Manfaat Ekuitas Merek .................................................................. 12

5.   Elemen-Elemen Utama Ekuitas Merek .......................................... 15

B.  Penelitian Terdahulu............................................................................. 27

C.     Kerangka Konseptual............................................................................30
 

BAB III. METODE PENELITIAN

A.  Ruang Lingkup Penelitian.................................................................... 32

B.  Populasi, Sampel dan Teknik Sampling .............................................. 32

C.     Pengukuran Variabel dan Devinisi Operasional .................................. 34

D.  Instrumen Penelitian ............................................................................ 39

E.  Sumber Data ........................................................................................ 40

F.  Metode Pengumpulan Data ................................................................. 41

G.    Metode Analisis Data .......................................................................... 42


BAB IV. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

A.  Gambaran Umum PSM Madiun …………………………………….. 47
B.  Gambaran Umum PT. Bintang Toedjoe ………………………….. 52

C.  Gambaran Umum Produk Extra Joss …………………………….. 53

D.  Gambaran Umum Responden ……………………………………….. 60

1.   Responden Berdasarkan Usia…………………………………..... 55

2.   Responden Berdasarkan Pekerjaan…………………………..... 56

3    Responden Berdasarkan Klub Asal……………………………… 57

4.   Responden Berdasarkan Rata-Rata Uang Saku……………….. 58

E.  Analisis Data ……………………………………………………… 59

1.   Uji Validitas dan Reabilitas ……………………………………... 59

2.   Analisis Kesadaran Merek (Brand Awareness) ………………. 61

3.   Analisis Asosiasi Merek (Brand Association) ………………... 65

4.   Analisis Kesan Kualitas (Perceived Quality) …………….... 70

5.      Analisis Loyalitas Merek (Brand Loyalty) …………………… 79


BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

A.  Kesimpulan .......................................................................................... 91

B.  Saran..................................................................................................... 93

C.     Keterbatasan Penelitian ........................................................................ 94


DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

HARGA: Rp. 50.000,- 

DOWNLOAD

Minggu, 28 Oktober 2012

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS VII SMP UNGGULAN

ABSTRAK


 Bergaul merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh seorang anak untuk memperoleh kesenangan, bersosialisasi tanpa pertimbangan hasil ahkir. Pergaulan yang dilakukan oleh anak lebih menyenangkan jika dilakukan dengan teman-teman seusianya. Hubungan sosial dengan teman bermain dapat menimbulkan dampak positif atau negatifnya anak dapat bercerita dengan lugas, tanpa canggung dan sebagainya. Tetapi dampak negatif yang diperoleh anak juga tidak sedikit, misalnya berbohong karena tekanan teman-temannya, berkata kotor,  berjudi dan sebagainya. Kondisi seperti ini akan dipengaruhi penyesuaian diri terhadap lingkungan.

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui hubungan pergaulan teman sebaya dengan penyesuaian diri siswa SMP Unggulan .....

Populasi penelitian adalah siswa kelas VII di SMP Unggulan ... tahun ajaran 2007/2008 yang berjumlah 40 siswa. Dalam penelitian diambil satu kelas yaitu kelas VII A. Teknik pengambilan sampel dengan purposif sampling. Teknik pengambilan datanya adalah angket. Sedangkan teknik analisa diskrit dan teknik korelasi moment bantuan fasilitas SPSS.

Hasil penelitaian adalah (1) pergaulan teman sebaya siswa kelas VII SMP .... diperoleh skor minimal sebesar 17 dan skor maksimal adalah 69 dengan rata-rata 37,56 dan dikategorikan kurang baik dalam pergaulan dengan skala 5 frekuensi yang paling banyak ada katagori cukup baik pergaulan yaitu sebesar 28,8 %, (2) penyesuaian diri siswa kelas VII SMP Unggulan ... data siswa terdiri dari 40 siswa, mempunyai rentang 5, 83 sampai dengan 8,6 diperoleh rata-rata 6,67 dan dengan kualifikasi cukup baik. Nilai siswa jika dikelompokkan menjadi empat maka yang paling banyak ada pada kelompok  dua ada hubungan antara pergaulan teman sebaya dengan penyesuaian diri siswa kelas VII SMP Unggulan .... Hal ini dibuktikan dengan korelasi sebesar 0,5 jatuh pada tingkat signifikan 0.000 berarti tingkat signifikasinya < dari 0,005 oleh karena itu jika hasil penyesuaian diri siswa kurang baik maka berkaitan dengan adanya pergaulan dengan teman sebaya yang kurang mendukung proses penyesuain diri siswa.
Kata kunci : pergaulan sebaya, penyesuaian diri siswa

HARGA: Rp. 50.000,- 

DOWNLOAD

 



Entri Populer

Cara Cepat Hamil